Cara Kerja Water Inlet Atau Selenoid Mesin Cuci 1 tabung dan gejala kerusakannya

Memahami dan mengenal bagaimana cara kerja komponen atau bagian water inlet atau water valve pada mesin cuci jenis satu tabung top loading.

Dengan memahami cara kerjanya maka akan mudah menentukan apakah water inlet rusak atau masih bagus alias normal. terutama saat melakukan service mesin cuci bagi para teknisi. Penyebab kerusakan pada komponen ini misalnya menyebabkan air tidak masuk ke tabung mesin cuci.

Setelah mengetahui bagaimana cara kerja mesin cuci top loading 1 tabung dan bagaimana cara motor dinamo penggerak mesin cuci bekerja, Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara kerja komponen mesin cuci satu tabung yang bernama water inlet atau selenoid.

Tentang apa itu water inlet pada mesin cuci 1 tabung top loading

Sesuai dengan namanya, water inlet adalah sebuah komponen yang terdapat pada mesin cuci bukaan atas atau top loading yang terletak di bagian atas dari unit mesin cuci. Fungsinya adalah untuk mengalirkan air dari sumber air secara otomatis. Komponen ini cara kerjanya diatur oleh sebuah kontrol program yang terdapat pada modul elektronik kontrol atau sering disebut sebagai main pwb.

Cara kerja water inlet dalam mengalirkan air ke mesin cuci

Tidak seperti pada mesin cuci generasi sebelumnya yaitu mesin cuci dua tabung yang sumber aliran airnya masih menggunaan cara manual menggunakan pipa yang dialirkan dari sumber air harus diawasi dan dilakukan oleh pengguna saat aakn mengisi air ke mesin cuci.

Pada model mesin cuci satu tabung top loading, hampir semua berjalan secara otomatis, termasuk aliran air yang digunakan untuk mengisi tabung mesin cuci. Berikut proses pengisian air melalui sebuah komponen water inlet atau selenoid :

  • Mula-mula air dari kran atau sumber air disambungkan ke mesin cuci melalui lubang yang ada pada water inlet.
  • Dalam keadaan mesin cuci mati atau standby, maka air dari kran atau sumber air tidak akan mengalir ke mesin cuci, karena ditahan oleh sebuah karet kecil yang ada dalam selenoid atau water inlet.
  • Ketika mesin cuci akan digunakan untuk proses mencuci, maka program akan memerintahkan modul atau main pwb untuk mengaliran arus listrik menuju selenoid, kemudian sebuah kumparan di dalam selenoid akan menarik jangkar besi yang disertai pegas dan membebaskan katup karet, dengan demikian aliran air mengalir dari selenoid menuju lubang ke tabung mesin cuci.

Kerusakan water inlet dan gejalanya

Apabila pada komponen ini mengalami kerusakan, entah karena terjadi korslet atau short alias hubung singkat, maka akan menimbulkan tidak normal pada proses di perintah mesin cuci.

Beberapa gejala yang ditimbulkan oleh kerusakan water inlet valve atau selenoid pada mesin cuci 1 tabung ini antara lain :

1.Air tidak mau masuk ke tabung pencuci

Hampir semua jenis mesin cuci otomatis 1 tabung jika mengalami kerusakan pada bagian ini menjadi air tidak mengalir jika kerusakan karena water inlet valve putus lilitan atau bahkan karena modul kontrol yang rusak.

Gejala tersebut berlaku untuk hampir semua merk mesin cuci seperti samung, LG, Sharp, Panasonic, Polytron Sanken, Sanyo dan lain lain.

2. Air masuk terus ke tabung pencuci

Namun air akan masuk alias mengalir terus ke dalam tabung meskipun sudah disetting ke posisi LOW misalnya. Hal ini bisa disebabkan karena hubung singkat atau korslet pada lilitan pada water inlet valve atau bahkan modul kontrol yang rusak. Karena itu air secara otomatis mengalir terus.

Untuk memastikan apakah kerusakan memang pada water level inlet selenoid atau Modul kontrol nya , maka harus dilakukan pengecekan satu persatu mulai dari kabel menuju water inlet sampai dengan soket modul kontrol menggunakan multimeter.

 Home >> Mesin Cuci >> Mesin Cuci 1 Tabung >> Cara Kerja Water Inlet Atau Selenoid Mesin Cuci 1 tabung dan gejala kerusakannya

 

JIKA TULISAN INI BERMANFAAT, Silakan BAGIKAN KE SOSMED :

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail