Cara Mengetes Dan Memperbaiki Water Level Sensor Air Mesin Cuci

Cara kerja water level sensor air mesin cuci satu tabung top loading bukaan atas – Setiap mesin cuci model satu tabung bukaan atas atau top loading pasti menggunakan sebuah komponen otomatis untuk mengontrol ketinggian air atau jumlah kapasitas air yang masuk dalam tabung mesin cuci.

Lihat pula penyebab air mengalir terus atau tidak masuk ke tabung mesin cuci.

Water Level Atau Sensor air atau pressure sensor memiliki prinsip dan cara kerja yang hampir sama untuk mesin cuci jenis top loading merek apapun. Yang membedakkan adalah pada bentuk dan jumlah pin konektornya.

Sebelum memahami lebih lanjut tentang cara kerja komponen mesin cuci 1 tabung ini sebaiknya pelajari dulu Cara Kerja Mesin Cuci 1 Tabung dan bagian-bagian secara lengkap.

Prinsip kerja water level sensor

Water level sensor bekerja berdasarkan ketinggian atau jumlah kapasitas air yang masuk pada tabung mesin cuci.

Biasanya ketinggian air atau kapasitas air dalam tabung dihitung dalam satuan Liter. Pada beberapa merk dan model mesin cuci tertentu , satuan Liter ditampilkan di panel kontrol atau selektror.

Namun ada beberapa merek dan model mesin cuci yang hanya menampilkan kapasitas air menggunakan indikator Low, Medium dan High saja.

Artinya untuk posisi Low berarti air hanya akan terisi kurang lebih 1/3 dari tabung , Medium berarti air akan terisi setengah dari tabung dan High berarti air akan terisi penuh pada tabung.

Masing – masing jumlah kapasitas air memiliki fungsi sendiri-sendiri, dan untuk fungsi masing-masing  biasanya ada pada buku panduan mesin cuci saat membeli.

Cara kerja water level sensor

Cara kerja water level sensor secara lengkap adalah sebagai berikut :

  1. Setelah perintah cuci (wash) atau bilas (rinse) dijalankan oleh pengguna dengan menekan tombol START dan setelah memilih jenis pencucian yang diinginkan, maka arus listrik akan mengalir ke water inlet atau selenoid.
  2. Sesaat itu juga sebuah rangkaian oscilator yang terdapat dalam ic atau chip modul pcb kontrol mesin cuci akan diaktifkan mengambil frekwensi dari oscilator pin water level sensor.
  3. Pada water level sensor terdapat sebuah pegas kecil dan lilitan yang digulung pada inti besi atau arang ferit.Sebuah bentuk ulir juga terdapat pada sisi luar inti ferit, Gunanya adalah untuk setting atau penyesuaian frekwensi untuk osilator pada chip melalui pin outnya water level sensor.
  4. Dan pada water level sensor juga terdapat lubang yang dihubungkan dengan sebuah pipa slang fleksibel yang terhubung ke dalam lubang kecil dari ujung bagian bawah tabung mesin cuci.
  5. Apabila dalam tabung terisi air, maka pipa atau slang yang menuju water level sensor akan terdapat tekanan udara, kemudian tekanan pada slangakan diteruskn menuju inti ferit yang terdapat lilitan kabel tembaga.Dengan berubahnya atau bergeraknya lilitan dalam inti ferit , maka akan menyebabkan perubahan frekwensi pada osilator, dengan demikian, apabila sebuah osilator akan mencapai frekwensi osilator yang sesuai, setelah frekwensi sesuai, maka program akan memerintahkan aliran air dari kran menuju selenoid supaya berhenti.
  6. Setelah aliran air berhenti , baru program akan meneruskan perintah untuk mengalirkan arus listrik menuju motor dinamo, kemudian mulai bergeraklah dinamo mesin cuci hingga akhir waktu yang ditentukkan.

Bagi seorang teknis elektronik, terutama bagian service mesin cuci, memahami cara kerja water level sangatlah penting.

Karena jika komponen ini terganggu sistem kerjanya, biasanya akan menyebabkan disfungsi komponen lainnya.

Kerusakan yang sering dialami water level sensor

Water level sensor pada mesin cuci sering mengalami kerusakan, baik untuk mesin cuci satu tabung atau top loading maupun mesin cuci front loading.

Kerusakan pada water level sensor  akan menyebabkan kerja mesin menjadi terganggu alias tidak normal.

Gejala mesin cuci yang diakibatkan oleh water level sensor  tidak normal atau rusak

Apabila water level sensor pada mesin cuci mengalami kerusakan, maka cara kerja mesin cuci menjadi terganggu.

Gangguan pada mesin cuci yang diakibatkan oleh water level sensor yang rusak antara lain adalah :
– Air dari kran atau sumber tidak dapat berhenti meskipun sudah mencapai batas ketinggian tabung

– Proses mencuci atau spin menjadi tidak normal (kadang berhenti ditengah-tengah saat proses),

– Kadang proses mencuci menjadi loncat-loncat alias tidak urut( misalnya habis wash langsung spin, seharusnya kan prosesnya Wash > Rinse > Spin.

Cara mengetes water level sensor masih baik atau sudah rusak

Water level sensor yang rusak sebenarnya sulit untuk dilakukan pengecekan menggunakan alat multimeter saja, sebab cara kerja water level adalah mengatur frekwensi yang mau masuk ke modul kontrol.

Cara terbaik untuk mengecek water level mesin cuci adalah dengan mengunakan alat bernama Osciloskop, dengan osciloskop , maka frekwensi yang dikeluarkan water level sensor menuju ke modul kontrol mesin cuci akan diketahui.

Sedangkan untuk frekwensi setiap water level sendiri berbeda-beda, hal tersebut tergantung dari pabrik pembuat modul kontrol mesin cuci.

Namun ada cara sederhana untuk mengecek water level sensor untuk mengetahui apakah rusak atau tidak, cara yang pertama adalah dengan memasang modul kontrol yang sama , apabila kerja mesin cuci yang tadinya tidak normal kemudian menjadi normal, berarti water level sensor tidak rusak alias masih bagus.

Cara yang kedua adalah dengan mengecek langsung pada pin water level sensor, apabila water level sensor dicek menggunakan multimeter dengan skala 1X posisi di Ohm meter, dan jarum menunjuk angka 10 – 50 Ohm, maka kemungkinan water level sensor masih baik Akan tetapi cara ini kurang akurat, karena apabila yang rusak kapasitor keramik yang ada di dalam water level sensor, maka sulit dicek pakai Multimeter biasa.

Harga water level sensor air mesin cuci 1 tabung

Apabila kerusakan pada water level sangat parah, misalnya patah konektornya, terjadi karat di dalamnya, bocor dan lain lain, sebaiknya ganti dengan yang baru saja.

Sedangkan untuk harga water level setiap merk mesin cuci berbeda beda satu sama lain, akan tetapi jika anda kesulitan mendapat spare part aslinya, maka bisa diganti dengan yang universal.

Harga water level sensor mesin cuci universal lebih murah dibanding originalnya, namun sedikit repot karena harus setting ulang.

Di saat harga mesin cuci yang semakin murah karena persaingan produsen, water level sensor tetap akan naik harganya dari waktu ke waktu.

Cara memperbaiki water level sensor mesin cuci yang tidak normal

Pada dasarnya water level sensor mesin cuci yang telah rusak sebaikya diganti dengan yang baru, hal ini dikarenakan didalam water level mesin cuci terdapat komponen yang sangat sensitif dan berguna untuk mengatur frekwensi.

Lihat juga bagaimana cara memperbaiki mesin cuci 1 tabung rusak mati total.

Water level akan mengatur frekwensi dan kemudian di inputkan ke dalam ic  program di dalam modul kontrol.

Apabila komponen dalam water level mengalami sedikit melemah, maka cara kerja mesin cuci akan sangat terganggu dan tidak normal.

Namun terkadang dapat dilakukan setting water level sensor agar frekwensinya bisa tepat dengan program pada modul kontrol.

Akan tetapi pada umumnya kerusakan yang dikarenakan water level sensor, sebaiknya diganti yang baru jika fekwensi sudah sulit diatur.

Gambar macam-macam model water level mesin cuci satu tabung atau top loading

Water level mesin cuci top loading memiliki berbagai macam bentuk dan model.

Untuk setiap model atau jenis biasanya bentuknya berbeda, apalagi jika berbeda merk, biasanya bentuk dan modelnya juga bermacam-macam.

Namun meskipun berbeda, pada dasarnya cara kerjanya hampir sama , yakni untuk membatasi ketinggian atau kapasitas air pada tabung cuci.

Berikut contoh beberapa macam model water level mesin cuci top loading atau bukaan atas :

Water level sensor mesin cuci samsung dan LG

macam macam Water level mesin cuci samsung top loading bukaan atas

 

Home >> Mesin Cuci >> Mesin Cuci 1 Tabung >> Cara kerja water level sensor air mesin cuci satu tabung top loading bukaan atas

JIKA TULISAN INI BERMANFAAT, Silakan BAGIKAN KE SOSMED :

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail